Berlin (KABARIN) - Pemerintah Jerman menilai hingga saat ini belum ada langkah bersama yang jelas untuk segera menghentikan konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan situasi perang masih terus berkembang dan belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir. Pernyataan itu disampaikannya saat konferensi pers bersama Perdana Menteri Ceko, Andrej Babis, yang sedang melakukan kunjungan.
"Perang ini telah berlangsung selama lebih dari sepekan, dan masalah-masalah baru terus bermunculan," ujar Merz.
Menurutnya konflik tersebut bukan hanya berdampak pada kawasan Timur Tengah, tetapi juga bisa memengaruhi situasi di Eropa. Ia menyebut dampaknya berpotensi terasa pada aspek keamanan, pasokan energi, hingga persoalan migrasi di kawasan tersebut.
Merz juga menilai perang tidak akan memberikan jaminan keamanan jangka panjang bagi Israel maupun negara-negara mitranya di kawasan. Selain itu, konflik tersebut juga dianggap tidak sejalan dengan kepentingan masyarakat Iran sendiri.
Ia menegaskan bahwa stabilitas Iran penting bagi dunia, terutama untuk menjaga keseimbangan keamanan di kawasan Timur Tengah. Menurut Merz, dunia membutuhkan Iran yang stabil dan mampu menjadi bagian dari tatanan perdamaian regional.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026